♥ Lentera Qalbu ♥

Cermin Hati menuju Inspirasi

Pernahkah kita mengagumi seseorang?

Pernah pulakah kita menjadi terpukau pada setiap kata-kata yang di ucapkannya?
Pernahkah kita menangis karena pengorbanan seseorang?
Bahkan pernahkah kita ingin menjadi seperti si A, B, C, atau D?
Maka bisa dikatakan kita telah terpukau olehnya, terpesona olehnya hingga menghipnotis kita. Lalu bagaimana jika kita ingin menjadi sosok manusia yang memukau dan mempesona...?

Manusia yang mempesona tidak terbentuk dengan sendirinya, tidak hadir secara serta merta di muka Bumi, melainkan dibentuk, di jadikan, di bina, dan di arahkan. Seperti halnya nabi kita Muhammad SAW, beliau soosok manusia yang mempesona. Allah telah membina, mendidik, dan membentuk sedemikian rupa design kehidupan Rasulullah hingga mengantarkan beliau kepada sosok yang amat teramat memukau  nan mempesona. Skenario hidup beliau yang tersusun secara rapih oleh Allah, menjadikan setiap moment hidup yang dilalui tidak ada yang sia-sia. Mulai dari kecil, remaja, dewasa, hingga tua...setiap sepakterjangnya sungguh memukau. Maka dijadikanlah beliau sebagai standarisasi sosok manusia mempesona. Tentunya Allah telah memberikan contoh kepada kita, agar kita meniru design yang sempurna... bisakah atau tidak?”Man Jadda Wa Jada”...


Manusia mempesona adalah manusia yang memiliki Visi jelas terarah dan menjadikan Visinya searah dengan harapan Allah...seperti yang diungkapkan Anis Matta ”Jadilah kita sesuai dengan apa yang Allah inginkan, bukan menjadi sesuatu yang jauh dari harapan Allah”...maka dari sini bisa disimpulkan perlunya megkorelasikan antara apa yang kita inginkan tidak berbenturan dengan ketentuan Allah (kolidor aturan Allah).


Sesunggunya Allah akan merahmati seseorang yang memahami kadar kemampuannya. Manusia sangat dituntut untuk mengenali dirinyinya sendiri dan Allah akan menurunkan rahmatNya, sehingga akan muncul mengeni konsep berawak dari  “Aku diri” bahwa aku sesuai dengan apa yang aku pahami. Namun adapula “aku sosial” aku sesuai dengan pendapat orang lain, tentunya dari aku diri dan aku sosial akan menjadi sempurna jika aku idel tercapai yakni aku sesuai dengan apa yang aku harapkan...maka aku ideal inilah aku standar yang dijadikan sebagai ketentuan manusia mempesona..


Afilisasi bagian dari pengakuan terhadap pemahaman kita akan ajaran islam...masalah aqidah, ibadah dan hal-hal lain yang membentuk kepribadian kita menjadi saleh. Sedangkan partisipasi, merupakan sasaran menuju ke luar menjadikan kita melibatkan diri terhadap kepentingan umat, kepentingan jamaah, kepentingan golongan, kepentingan bangsa, kepentingan agama, kepentingan sesama...maka dari sinilah setelah saleh secra probadi...maka perlu adanya saleh secara bersama...”karena kesalehan tidak bisa dinimati ahnaya untuk sendiri melainkan orang lainpun harus merasakan kesalehan kita, sehingga saleh bersama-sama”. Selanjutnya setelah saleh bersama maka perlu membangun sebuah kontribusi nyata. Kontri busi ini sangat efektif jika terpusat pada satu titik fokus yakni spesialisasi. Sehingga dengan terbangunnya sebuh korelasi dari afiliasi, partisipasi dan kontribusi maka akan terarah pembangunan visi yang jelas...maka dengan sendirinya misi-misi efektifpun terbentuk...dalam hal ini menjadikan langkah menuju sosok manusia mempesona menjadi lebih mudah...


Manusia yang mempesona adalah manusia yang memiliki visi besar, dan mampu menyandingkan dengan dirinya berdasarkan visi hidupnya, karena bagaimanapun visi yang besar tidak akan teraih jika manusia yang menjalankan visi tersebut tidak sebanding denagan visi yang ada, jikalaupun ada ini merupak sebuah lelucon yang tidak lucu. Anis Matta...

Maka siapkah kita menjadi manusia mempesoana?
Manusaia yang  terbentuk kepribadian/ kesalehannya
Manausia yang melibatkan dirinya untuk umat
Manusia yang berkontribusi sesesuai dengan kemampauanya/ spesialisainya...
Maka jika manusia ini bertebaran di muka bumi, tentunya menajdikan islam semakin mempesona...jikahalnya islam sendiri dianggap tidak mempesona, sesunggunya manusia yan membawa ajarannya yang tidak mempesona, karena bagaimanapun ajaran isalam sudah mempesona sejak dulu...


Wahai manusia yang mengaku dirinya mempesona, maka  sudahkah kiat memiliki visi hidup yang besar, yang luar biasa? Yan dasyat?...dari sekarang bangunlah visi itu dan buktikan bahwa visi tersebut sebanding dengan kemampuan kita?
Dan akhirnya jika terwujud visi tersebut...maka kiat telah jadi sosok manusia mempesona itu.

Kamar Sang Guru Inspirator@Ar Royan Kampus Peradaban
10 Rajab 1433 H
Inspirasi: Model Manusai Muslim Pesona Abd ke-21 (Anis Matta)

"Serahkan pada ku sepuluh pemuda, maka akan ku taklukan Dunia"...Ingatkah pernyataan siapa itu? Hmm Presiden Pertama Indonesia...Soekarno. sungguh kalimat yang selalu menginspirasi ku. memaknai kalimat tersebut, bahwa Dunia akan tergenggam dan dikuasai para pemuda atau generasi penerus. eits tapi jangan salah pemuda atau generasi seperti apa dulu nih? tentu saja generasi muda yang terbina...baik ilmu, maupun imannya serta jasadnya. maka tiga potensi inilah yang dibekali sebgai modal utama dari Allah untuk dijadikan sebagai basis kekutan kaula muda atau generasi muda penerus bangsa dan agama. 
Terkait dengan membina generasi muda, aku punya moment tersendiri...saat bersama para generasi muda harapan bangsa. usia mereka  sangat belia, ya...kurang lebih sekitar tiga belas atau empat belas tahunan. jumlah mereka ada sebelas...Normalita, Hani, Rahma, Mila, Hudita, As Syafa, Sarah, Shofura, Jihan, Rufaidah dan Mila.  pada tanggal 12-13 mei 2012 kujadikan sebagai hari membina jasadiyah mereka. saat lingkaran bercahaya sebagai pembinaan fikriyah dan ruhiyah sudah dilakukan, maka pembinaan jasadiyah perlu pula dilatih.  ketika tiga komponen ini berkolaborasi maka para mujahidah tangguh akan terbina.
Sabtu, 12 mei 2012 dari kampus peradaban As Syifa meluncur menuju Bandung. lalu hinggap di masjid Islamic Tutorial Center di University of Education....melaksanakan salat ashar berjamaah, dan membaca dzikir bersama...setelah selesai meluncur menuju Jonas Photo studio, untuk mengabadikan moment kebersamaan. namun sejenak kami mendokumentasikan momen ini di depan ITC...terpancar dari paras mereka menikmati perjalanan hari ini. Alhamdulillah...
Selepas berfoto bersama,  meluncur menuju masjid Daarut Tauhid Bandung. untuk itikaf dan mabit bersama. sampai sekitar pukul 21.00. perjalanan yang cukup melelahkan...hingga menguras tenaga mereka. menyimpan barang bawaan, dan saatnya beristirahat. biasanya mereka tidur di atas kasur empuk dan hangat dengan tebalnya selimut, serta boneka-boneka besar yang menghangatkan mereka. namun berbeda tidak seperti biasanya mereka merasaan tidur tak beralaskan apa-apa, bahkan karpet sekalipun...berrr....lantai yang dingin karena semakin larut malam suhu sekitar Daarut Tauhiid turun. salah satu dari mereka ada yang terus batuk...Hani Al-Banna, baru saja sempuh tiga hari yang lalu...namun tetap ikut untuk mendapatkan pembinaan. cukup luar biasa untuk usia mereka. terkagum saat menjelang tidur ada diantara mereka yang tilawah terlebih dahulu... Normalita, Shofura dan Rahma. terbersit dalam benak..."Ya Allah di usia belia mereka telah mengenal betapa indahnya melantunkan ayat suci sebelum memejamkan mata..., sungguh isalam akan semakin mempesona jika melihat generasi muda yang terbina imannya."...sekitar lima belas menit mereka tilawah...lalu di tutuplah musahaf dan tidurlah mereka. jam sudah menujukan pukul 23.00 akupun mulai memejamkan mata.
terbangun saat pukul 02.30...ku usap satu persatu mereka untuk bersama mendirikan qiyamulail. seketika mereka terbangun dan membukakan mata...ku sampaikan secara perlahan satu persatu dari mereka ..."bangun, kita qiyamulail bersama, sekarang sudah hampir pukul 03.00, segera ambil air wudhu"...lalu bangunlah mereka dan diambilah air wudhu...Berr semakin dingin....menyelusup menembus pori-pori kulit...hingga menghenyakan jasad. segar...matapaun jadi terbelalak.
diantara mereka ku pilh Hudiya sebagai imam...sedikit ia agak keberatan, namun ku sampaikan, bahwa Imam memiliki keutamaan...dan kitapun salat bersama...dalam satu shaf...delapan rakaat tahajud dan tiga rakaat witir...sujud demi sujud kami sambung...hingga tak terasa lima belas menit lagi menjelang salat subuh...telihat mata mereka mulai mengantu lagi...ku sampaikan pada mereka setelah ini kita tilawah bersama...membagi tiga kelompok saja, dan saling menyimak bacaannya. agar tidak mengantuk, karena sebentar lagi tiba waktu subuh. hmmm...nikamat kebersamaan ini hingga adzanpun berkumandang...lalu kamipun shalat subuh berjamaah dengan imam Ustadz.Suhud Al-Hafidz, tedengar lantunan lafadz yang indah dari lisannya, hingga tersa nikmatnya salat subuh. selepas shalat subuh, mendenagrkan tausiyah dari ustdz MuhamAl-Fadhil...namun sayang sebagian dari mereka mulai tersungkur karena terkantuk-kantuk... ^_^, namun Alhamdulillah malam ini aku sudah melewati kebersamaan dengan mereka.
Jam menunjukan pukul 06.30 saatnya bergegas menuju alam terbuka...langkah-langkah kecil meleka terangkul bersama. menikmati udara segar di alam terbuka "Pondok Hijau" areal perumahan elit dan indah di sudut kota Bandung...Pemandangan hijau...dan relief yang bergelombang...menjadikan arena yang pas untuk menguji fisik mereka. 
memasuki komplek PH...terbentak sebuah lahan yang curam...ku ajak mereka untuk turun lalu menaikinya...dan bersama-sama bergengaman tangan...terpancar dari wajah mereka ada yang takut dan adapula yang berani...satu persatu dari mereka meluncur, tertawa dan merasakan betapa menyenangkan saat adrenalin terstimulus...sungguh keberanian disini diutamakan....
sungguh menyenangkan bersama mereka. dan lelahpun mulai menyapa, lalu kami beristirahat dan menikmati donat yang kami bawa...donat pemberiam uminya Mila...saat berkunjung ke Daarut Tauhiid. merekapun bersama menikmati donat, aku namakan donat itu sebagai donat cinta, cinta kasih ukhuwah mereka...semoga kelak cinta terajut hingga ke surga...amiin.
selepas menikmati donat cinta, lalu meneruskan tantangan selanjutnya...menuju semak-semak belukar...naik turun bukit dan menuju air terjun sigey...di sekitar belakang kampus University of education... pemandangan yang cukup indah...dengan aneka bunga dan jeneis pepohonan...diantara mereka mengabadikan momentnya...bergaya dan tersenyum terbingkai dalam fotonya...sejenak aku menatap dari arah kejauhan...hanya bisa tersenyum saja...^_^


Betapa indahnya kebersamaan ini, semoga kelak Allah mempertemukan kami lagi...di atas menara-menara di surga yang telah diperuntkan bagai hamba Allah yang saling mencinta...maka tautkan pula hati merea untuk cinta pada agamanya. pada saudaranya seiman. sungguh tak akan indah isalam tanpa ukhuwah, maka ikatkan tali pesaudaraan, kekalkan cinta, dan banjiri dengan kasih dan sayang.selepas melakukan perjalanan, mereka terlihat lelah...akhirnya akupun memutuskan untuk kembali...melalui rute yang berbeda...menikmati pepohonan, dan gemuruh air terjun...serta pemandangan dari atas bukit yang cukup mempesona...betapa besar keindahan ciptaan Allah...sungguh nikmat Allah yang manakan yang engkau dustakan....
selepas melakukan perjalanan yang cukup melelahkan, mereka sampai lagi di masjid Daarut tauhiid. kaki, dan baju mereka kotor...saatnya merapihkan diri...selepas agenda ini... melanjutkan ke Islamic Book Fair...di Baraga...sekiat pukul 11.00 selepas mereka salat duha...lalu meluncur menuju Braga...hunting buku islami sesuai keperluan mereka...aku hanya membeli mshaf cantik berwarna pink untuk ku berikan pada bocah kelas empat SD "Nur Sa'adah Aldaberant"...ia keponakan ku, baru saja selesai iqra enam...sebelumnya ia berpesan pada ku..."bibi tinggal dua halam lagi nur selesai iqra enam, nanti bibi belikan nur Al-Quran warna pink ya"...aku tersenyum saat itu...sampai tepattiba salat dzuhur...lalu salat di lokasi IBF dengan dijamak salat ashar.

jam sudah menujukan pukul 15.30 bergegas untuk kembali ke Subang, ke Kampus perdaban kampusnya para Bintang...namun diperjalanan kami menyaksikan ada bazar anggrek di Bank Indonesia...kamipun mengunjungi dan menyaksikan kecantikan angrek-anggrek yang ada. sungguh indah. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki keanekaragaman anggrek yang luar biasa, bahkan menjadi salah satu komoditi eksport bangsa ini adalah anggrek..karekteristik iklim tropis sangat mendukung untuk anngraek berkembang biak, bahakan menjadi salah satu flora edapik di Indonesia. 

kami mengabadikan moment saat berada di Bank BI, sungghuh indah kebersamaan ini. perjalanan ruhiyah serta jasadiyah yang melelahkan namun  indah. semoga ingatan ini akan kekal abadi tak tergerus oleh waktu. ukhuwah itu indah. lahir dari hati yang tersampaikan  melalui hati, akan sampai pula  pada hati. maka lembutkanlah hati saat merajut kasih...ukhuwah itu manis...melebihi madu dan bersih putih melebihi susu...dalam dekapan ukhuwah kita mengambil cinta dari langit dan menebarkannya di Bumi. kelak akan ada paras-paras bercahanya di atas menara surga, mereka bukanlah suhada namun meraka yang terikat hatinya karena iman bersemayam di dada...


telah tiba masanya, islam kembali dengan sejuta pesonanya
maka jadikanlah mempesona pula pribadi pengikutnya
 membangun bersama dan menjulangkan kejayaan islam
hingga membentangkan luas pesona islam
bukankah kita yang akan menebarkannya di Bumi?
dan terpancar indah hingga ke Langit?
Sungguh berbahagialah, bagi ia yang mencintai agama ini, 
mereka yang tulus menumbuhkan pesona ajaran keselamatan,
hingga tercermin pada pribadi islami,
maka jadikanlah pengikutnya menjadi pribadi yang mempesona....
agar sebanding dengan pesona ajaran ini,
 pesona ajaran Islam.


Subang,  1 Rajab 1433 H.
Tergoreskan untuk para pembangun menara bercahaya di Surga...

Malam semakin larut, terasa mata ingin tertutup, namun sudahlah ku tahan...dengan bantuan secangkir kopi hangat...hmm aroma yang khas. mungkin sudah satu tahun ini mulai lagi megkonsumsi kopi...sempat dulu saat menyusun skripsi secangkir kopi menjadi sahabat sejati, sungguh setia menemani. kini terulang lagi...malam yang semakin larut, aroma khas menemani aku dan setumpuk tugas-tugas study. sampai kapan mengakhiri kebiasaa ini? entahlah, namun yang pasti jika masih diberi kesempatan untuk terus lanjut study, sepertinya  kopi akan selalu menemani..."sahabat setia menemani perjalanan study ku adalah kopi"...hmm membuat ku bisa bertahan hingga larut malam, mengorek isi kepala, membuatku semangat berinspirasi...menemukan solusi untuk sepengal permasalah study...susana yang khas, tentram terdengar hanya detak jarum jam dan perlannya suara instruemen the beginning. hmm membawa ku pada suasana tempat yang selalu ku impikan, negeri sakura.

mungkin catatan ini kurang berarti, maaf jika ada yang membaca...hanya meluapkan rasa pada secangkir kopi yang setia menemani ku sepanjang tahun ini... terima kasih... ^_^ ...di sela-sela mengerjakan tugas, ku hibur dengan mengetik dalam blog ini, hanya sekedar untuk menghibur diri, sejenak meregangkan otak dari keruwetan setumpuk tugas-tugas...

sudah satu tahun menjalani study, ternyata amat mengasikan, berencana terus lanjut jika ini sudah berakhir...bukan karena gelar yang dicari, namun ada nuansa lain...walau harus menguras kantong sendiri, menguras tenaga dan pikiran pula... tapi asik terasa sensainya..., kelak ingin mendapat beasiswa untuk s2 lagi...ugm ataukah itb? semoga... di tahun 2013 kelak...selepas lulus dari upi. untuk saat ini cukup di dalam negeri, yah karena mengukur diri... belum pandai dalam berbahasa asing...tapi mudah2an kelak mengijakan kaki di negeri sakura...dan Andalusia..negeri impian. ingin merasakan sambil memejamkan mata sejenak terasa angin di selat gilbaltar, dan menyentuh embun di kelopak sakura...semoga saja...mungkin ada sensai lain... merasakan larut malam di kedua negara itu, dengan teman sejati ku secangkir kopi...dan setumpuk tugas study...tentunya kopi yang berdeda pula khas sana...mungkin agak sedikit pahit, kecut, atau bahkan lebih nikmat dari kopi kesukaan ku ini...sensasi ini akan sellau ku nikmati... kopi, malam yang hening , dan setumpuk tugas study...


Diselang waktu, terkejar tugas yang menumpuk dan usang...
saat merasakan nikmat perjalanan satu tahuan study....
semoga, ada sensasi kopi dari negeri lain...
imipian adalah nafas kenyataan...
semoga...aku meneguk kopi dari  Andalusi dan Sakura... tentunya saat usia ku masih muda...semoga saja...



Seiring waktu berlalu tangis tawa dinafas ku, Hitam diputih hidup ku jalani takdir ku...
Tiada satu yang tersembunyi, Tiada yang satu  yang terlupa segala yang terjadi 
Engkaulah saksinya...
Kau Maha Yang Maha Mendengar, Kau Yang Melihat , Kau Yang Maha Pemaaf 
 pada Mu hati bertaubat...
Kau Yang Maha Pengasih, Kau Yang Maha Penyayang, Kau Yang Maha Pelindung, 
pada Mu semu bergantung...

Dan Allah turunkan peringatan bagi hambaNya yang Khilaf, lalu membentang maaf melebihi hamparan bumi dan seluas Arsy-Nya, bagi hamba-NYa yang benar-benar bertaubat.  Ya Allah Ya Rahman dan Rahiim...maka jadikanlah hamba termasuk kedalam orang-orang yang pandai dalam mengambil hikmah dan diterima taubat.

Allah Maha Pengasih dan Penyayang, bagaimana bentuk kasih sayang-Nya? Amat sangat banyak. Salahsatunya...Ia akan mengingatkan hamab-Nya yang berada dalam kesalahan untuk kembali kepada kebenaran...diibaratkan seorang Ibu mengasihi anaknya...maka Ibu tidak akan membiarkan anaknya terus berada dalam kesalahan...atau bahkan seorang pasangan suami istri, takala suaminya khilaf maka sudah kewajiban seorang istri mengingatkan atau bahkan pula sesama saudara seiman...”Ukhti Fillah anti sepertinya melakukan hal yang tidak sesuai, maka Allah tak suka seperti itu”...tentunya dalam penyampaian nasehat gunakanlah lisan serta bahasa yang baik, sehingga perasaan orang yang dinasehati tidak tersinggung, sehingga tidak menyepelekan nasehat yang diberikan. Justru yang kurang baik saat mengahadapi sesuatu yangtidak sesuai dengan ajaran atau ketetapan malah dibiarkan...Allah menurunkan peringatan-Nya, bentuk kasih-Nya bisa secara langsung dengan cara menghembuskan kedalam Qalbu...atau bahkan melalui wasilah orang lain...tentunya hal ini hanya media saja...Allah Maha tau bagaimana cara mentarbiyah hamban-Nya.

Terkait dengan fokus pembasan dalam tulisan ini, akan lebih mengarah pada bagaimana mengambil Ibroh dari wasilah orang yang telah mengingatkan kepada kita, dalam pembahasan ini terkait dengan masalah ketika interaksi antara ikhwan dan akhwat yang tidak terjaga...maka perlu ada salahsatu diataranya mengingatkan dalam ketaqwan dalam keimanan...seoranng muslim yang taat dan cinta pada saudaranya maka ia akan mengingatkan, sepahit apapun maka perlulah saling mengingatkan dalam kebaikan yang bermuara pada keimanan...seperti yang telah Allah sampaikan dalam Kalam-Nya, “Dan tidak ada pertanggungjawaban sedikit pun atas orang-orang yang bertakwa terhadap dosa mereka; akan tetapi (kewajiban mereka ialah) mengingatkan agar mereka bertakwa” (QS Al-An’aam:69).

Sudah jelas berdasarkan ayat di atas, mengingatkan dalam kebaikan (ketqawaan) merupakan kewajiban orang-orang yang bertaqwa, orang-orang yang di bekali keimanan. Ketika ada seorang ikhwan ataupun akhwat yang sudah mulai tidak bisa menjaga hijab, maka peringatilah ia...jangan sampai sama-sama menikmati dan menyelami kubangan dosa, maka siap-siaplah laknat Allah datang kepada keduanya...pentingnya sebuah menjaga hijab telah Allah antumkan dalam Q.S An-Nur: 31, “Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya...”. jika ada seorang wanita yang melakukan hal yang tidak sesuai ajaran yang Allah perintah terkait dengan masalah batasan interaksi antara layaknya laki-laki dan perempuan yang bukan mahromnya, maka sudah kewajiban saudaranya  yang beriman untuk mengingatkannya. Dalam ayat ini diperintahkan untuk wanita beriman, namun dalam ruang lingkupnya berlaku kebalikannya, jadi jika ada laki-laki yang khilaf tidak menjaga hijab maka perlu diingatkan juga.

Fenomena yang ditemukan, ketika interkasi yang dilakukan terlalu jauh maka setan dengan mudah membisikan untuk masuk dalam kubangan dosa, pacaran...berdua-duan bahakan sampai melakukan hal yang sungguh dilaknat Allah...inilah aturan yang meninggikan wanita bahwa perisainya yang terkokoh ada pada hijabnya...(sikap dan penampilan)....jika perisai wanita sudah mulai rusak maka sisp-siaplah wanita tersebut akan terserang dan mudah dikalahkan oleh setan. Sunggu merugillah jika Allah mendatangkan seorang saudara seiman yang mendatangkan serta mengingatkan untuk memperkuat perisai tersebut, tapi malah berdiam saja dan tidak berbenah iman...maka beruntunglah bagi wanita peka yang mau bertaubat dan memohon diperkuat iman-Nya kepada Allah. Dalam hal perlindungan tentunya tidak hanya terhadap wanita, namun inipun berlaku bagi laki-laki. 

Jagalah diri kita, karena setan datang dengan sejuta pesonanya...pesona yang membuat angan melambung tinggi, pesona yang membuai hati, melalaikan iman, ketika diri kita tidak merapat kepada Allah dan jauh dari kolidor-Nya...maka bersiap-siaplah tertunggani oleh bisikan serta, ajakan setan, kelak bersama setan berada dalam bara api...menjulurkan dosa-dosa yang tertuai di duni maka di balas bara api neraka...

Andai biasa ku mengulang  waktu hilang dan terbuang, andai bisa ku kembali hapus semu pedih...
Andai mungkin aku bisa kembali ulang segalanya, tapi hidup takan bisa meski ada air mata...
Kau Maha Yang Maha Mendengar, Kau Yang Melihat , Kau Yang Maha Pemaaf 
 pada Mu hati bertaubat...
Kau Yang Maha Pengasih, Kau Yang Maha Penyayang, Kau Yang Maha Pelindung, 
pada Mu semu bergantung...


Catatan ini tertulis selepas seorang hamba Allah hadir sebagai wasilah kebenaran, semoga Allah istiqamahkan, dan Allah luaskan ilmunya serta mudahkan setiap urusannya, dan di dekatkan dengan orang-orang yang bertaqwa.
18 Jumada Al-Thani  1433 H
Tergores catatan berama alunan nasyid “Maha Melihat” di  Kampus Peradaban As-Syifa

Malam ini, ada sebuah harapan besar. Semakin yakin dari kehari ingin mengabdikan diri sebagai seorang pendidik. Dengan penuh semangat dan harapan yang melambung, memohon restu pada orang tua, agar mengizinkan anaknya ini mengikuti proglam luar biasa..."menjadi seorang guru di pelosok, menjadi seorang inspirator pendidikan di perbatasan negeri...dengan harapan mampu mewujudkan janji kemerdekaan dengan jalan mencerdaskan kehidupan bangsa. "Indonesia Mengajar" sebuah programa pendidikan yang sangat briliant! memilih anak muda bangsa Indonesia untuk brgabung dalam rangkan mewujudkan jaji kemerdekaan setelah kemerdekaan..."mencerdaskan kehidupan bangsa"...program ini hanya bisa di ikuti bagi anak muda bangsa yang usianya kurang dari 25 tahun, memiliki keberanian, tanggung jawab, dan mampu hidup di masyarakat....tidak hanya sekedar mengajar, namun kecakapan inter persoal sangatlah dipentingkan, inilah kesempatan yang bisa aku raih, selagi muda saat tepat usia belum menginjak 25 tahun. harapan-tinggal harapan...tahun ini tahun terakhir bisa mengikuti, namun orang tua tidak mengizinkan...berharap segera anaknya menyelesaikan studi S2nya...agar tahun depan mereka bisa melihat anaknya diwisuda dan bisa melanjut lagi studi lagi dan tentunya menikah, mereka hanya berkata..."mumpung selagi muda segera bereskan study dan segeralah menikah" ...hmmm padahal mimpi besar bisa bercengkrama dengan bocah-bocah yang memberi inspirasi, canda tawa, celotehan yang unik, dan tentunya bakat-bakat memukau bocah di pelosok Nusantara. Namun apalah daya restu orang tua adalah segala...mereka tak merestui jika anaknya lolos dan terus meninggalkan study selama satu tahun serta meninggalkan pekerjaan sebagai seorang pendidik di sekolah kampus peradaban As Syifa, selain itu harus pula menunda menikah hingga satu tahun ke depan, dan yang tak kalah pentingnya...selam satu tahun tak bisa bersua dengan mereka....folumulir secara online telah di isi, namun semua kandassssss...termangu membisu...hmm...yah sudah aku tinggalkan saya mimpi ini...semoga Allah menempatkan aku di mana inspirasi bisa ku toreh untuk anak bangsa, bibit-bibit unggu luar biasa.

Mencoba kembali melurusakan niat untuk menjadi seorang pendidik di perbatasan negeri, dipelosok negeri, di derah terpencil, di daerah yang sangat asing. Mengingatkan diri sendiri...."hal yang terpenting adalah tetap menginspirasi anak bangsa"..sekolah tempat aku berpijak dan menuangan ilmu, tentunya tidak hanya di dominasi oleh anak-anak dari jawa barat...bahkan dari berbagai wilayah di Indonesia. kembali merefleksi diri, sungguh lahan yang membentang...menegukan kesegaran ilmu kepada generasi bangsa dari berbagai penjuru Nusantara bisa dilakukan di sekolah ini, disekolah yang menyambut ku dengan berbagai kesegarnya dan problem didalamnya....bukankah inipun tugas yang mulia??? maka yakianlah kembali, bahwa kaki ini akan tetap  berpijak di atas kampus peradaban...kampus yang kelak akan membesarkan mimipi serta obsesi ku....menjadi seorang pendidik yang menginspirasi...,menjadi seorang penulis pendidikan yang menginspirasi bisa terwujud di sini...Bisakah semua terwujud?...Faidza Azzamta Fatawakal'alaLLah....berbekal keyakinan FOKUS pada kenyataan yang dihadapi menjadikan diri ini lebih bersyukur....

sebagai pembanding, ku bayangan saat berada di dalam kelas saat bercengkrama dengan murid-murid ku yang uni...Cibom anak Bali yang gemuk sipi dan senangnya mondar-mandir di dalam kelas, Farhan anak Kutai yang senang makan di dalam kelas, Minhaz si Papua yang pemalu, Richar anak kota yang kritis....Normalita dan Ninis yang anggun nan cantik, Ya Allah terimakasih tahun ini telah aku temukan keping-keping memory yang indah....hampir menjelang dua tahun menjadi seorang pendidik, namun dampaknya seolah ingin seumur hidup menjadi seorang pendidik, terima kasig Ya Allah sungguh aku merasa bahagia dengan apa yang ada...semoga Engkau bekali aku dengan ilmu yang melimpah agar ku tuahkan pada murid-murid ku di kampus peradaban..tak ada yang membuat aku harus bertahan di kampus ini, adalah senyum, celotehan, serta ekspresi mereka...ekspresi penuh makna...ekspresi yang penuh canda...ekspresi harapan bangsa..bangsa yang kelak menjadi luar biasa...Bangsa yang aku cintai, walau banyak yang memaki....tapi ini bangsa ku...bangsa yang luar biasa...hanya saja bangsa lain iri dengan potensi bangsa ini...sehingga di buatlah layu sebelum berkembang...yakin memulai dari sini sebgai sang inspirator, sebgai seorang guru, mendidik dan memberikan motivasi untuk mewujudkan janji kemerdekaan yakni menverdaskan kehidupan bangsa....


Subang, 14 Jumaada Al-Thani 1433 H
selepas berdialog dengan sang bunda...tentang mimpi serta obsesi sang dinda

Bismillahirahmanirrahiim...
Live Is Adventure...menghela nafas panjang..., hidup nyaman dan tentram merupakan perpaduan antara sabar, syukur dan ikhtiar. jika mengingat dua tahun kebelakang kehidupan yang dialui tanpa topangan kedua orang tua adalah hal yang cukup menantang...melangkah di atas pijakan kaki sendiri dan menentukan arah...merupakan hal yang tidaklah mudah...salah melangkah maka salah arah...maka dengan penuh kerendahan hati dan berserah diri  memohon senatiasa berada di bawah nauangan Illahi...
 Allah Maha Rahman dan Rahiim...menjulangkan kasihnya hingga ke Langit dan membentangkan rezekinya di Bumi, hanya perlu ikhtiar dan kekuatan do'a yang menopang untuk meneguk sebaran nikmat Allah. terkadang merasa tak puas dengan apa yang ada...mengharap meluap rezeki yang di terima...menghujam kuat pula iman di dada...namun perlulah diri mengukur kemampuan...hamba yang lemah ini telah ditentukan takaran rezekinya, telah di tetepkan jalan hidupnya...namun ada sebuah keyakikan semua akan sesuai harapan, saat prasangka-prasangka baik menyertai dan tertuju pada Allah yang menghendaki...mimpi yang ingin diraih alhamdulillah telah Allah kabulkan...berharap lulus tepat waktu di tahun 2010 Allah telah mengabulkannya, menghulur do'a ingin menjadikan pekerjaan sebgai sarana mendekatkan diri pada Allah, lalu Allah kabulkan menempatkan di sebuah Yayasan Umat, yang mengusung dakwah islam..."Membangun Peradaban"...Alhamdulillah...Tahun 2011 Allah telah tunjukan ke Maha Agungannya lagi...harapan bisa melanjutkan S2...Allah telah jawab...sungguh nikmat Allah yang manakah yang telah Engkau dustakan...Betapa segalanya indah pada waktunya...Terima Kasih Ya Rabb...namun ada yang masih Allah simpan rahasianya...do'a sennatiasa di hulurkan. salat malam, dan ikhtiar untuk menggenapkan setengah dien...belumlah Allah hulurkan...berulangkali mencoba untuk berproses dengan harapan menjemput  kesempurnaan dari setengah dien...namun yang tertinggal sampai saat ini hanya puing-puing hampa yang ada...inilah jalan Allah bagaimana mentarbiyah...bersabarlah dengan penuh keikhlasan...dalam do'a terhulur seorang pemimpin diri yang menghantarkan ke syurga yang membangun bersama kekuatan iman, kebahagiaan di Dunia dan terbangun pula hingga ke Syurga...sungguh berulang klai mencoba...hanya Allah beum saja menjawabnya...Insya Allah semua ada hikmahnya...hingga diri ini mengerti kenapa Allah menundnaya...semua akan indah pada waktunya...setiap saat menjulangkan harapan yang tinggi...kelak dipersatukan dengan hamab Allah yang benarlah taat dan bisa membahagiakan serta menyelamatkan di Dunia dan di Akhirat...semoga harapan ini terwujud di akhir tahun ini...amin...menjadi sebuah rahasia dari Allah...namun ada ikhtiar diri menuju ke arah sana...dengan di mulai melurusakan niat, membekali ilmu, dan menyertakan sabar serta tawakal...

Tahun 2012...mimpi meraih kebahagiaan hakiki, menjulangkan ilmu dan iman...memadukan keduanya dalam ukiran tulisan...mimpi yan harus diwujudkan menjadi seorang penulis yang inspiratif dalam khasanah pendidikan...maka ridhiolah Ya Rabb...amin. Harapan, mimpi serta obsesi masih menjulang tinggi berharap  menjadi seorang pendidik di perguruan tinggi...dengan harapan mengasah kemampuan diri dan menguji sejauhman keprofesionalan dalam proses transformasi ilmu pendidikan...semoga Allah mudahkan langkah-langkah kecil ini...dan semuanya akan terwujud atas izin Allah berdasarkan ilmuNya, hingga semunya akan terasa indah pada waktunya...

KEBERHASILAN DIPEROLEH BAGI IA YANG BERSUNGUH-SUNGGUH..

"♥ Assalamu'alaikum...selamat datang di blog sederhana ini. semoga setiap rangkaian kata-kata bisa menginspirasi & memberi motivasi hingga menjadikan lentera penerang dalam hati...♥"

♥..Inilah Aku..♥

Foto Saya
Tuti R.Lestari
"Seorang hamba Allah yang senantiasa berusaha menjalankan titah-titah Rabbnya... Semoga setiap goresan pena dapat memberikan inspirasi dan Motivasi..."
Lihat profil lengkapku

Blog Archive

:::: Translet ::::

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Entri Populer

Follow

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...