♥ Lentera Qalbu ♥

Cermin Hati menuju Inspirasi

oleh: Tuti Rina Lestari

Mitsaqan Ghaliza mengandung arti perjanjian yang kokoh.

Dalam Al Qur'an kata mitsaqan ghaliza hanya dipakai 3 kali saja:
1. Allah SWT membuat perjanjian dengan para Nabi Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa (Al Ahzab 73:7)
2. Allah SWT mengangkat bukit Thur di atas kepala bani Israil dan menyuruh mereka bersumpah setia pada Allah (An Nissa 4:154)
3. Allah SWT menyatakan hubungan pernikahan (An Nissa 4:21)


Perjanjian pernikahan antara suami dan istri disejajarkan dengan perjanjian para Nabi, perjanjian dengan bani Israil, sesuatu yang agung dan berat:)

Bercermin darai 3 poin penting dalam Mitsaqan Ghaliza, maka semua hamba Allah akan mengalaminya (seizin dan sekehendak Allah) yakni hanya untuk poin 3, yakni pernikahan. Allah telah menetapkan pernikahan sebagai perjanjian penting. Saat ijab qabul dilakukan memiliki makna bukan perjanjian antara 2 insan saja, melainkan perjanjian langsung dengan Allah SWT. Sungguh menikah memiliki kedudukan yang istimewa dalam sebuah perjalanan hidup manusia. Menikah dapat menundukan pandangan dan memelihara kemaluan, itulah janji Allah untuk hambanya. Aduhai nestapa jika manusia tak menjadikan menikah sebagai pelindung dari perbuatan zina.

Menikah dapat dijadikan sarana untuk lebih mendekatkan diri pada Allah, banyak pahala melimpah ruah didalamNya, jika ikhlas dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Rasulullah menguatkan dakwahnya saat bersama istri-istrinya,Itulah tauladan Rasul tercinta kita.

Menikahlah, demi terjada pandangan...


------------------------------------------------------------------------------------------------

Renungan untuk jiwa yang Jatuh Cinta


Tertunduk berlama-lama aku tak mampu.

Sesekali ku tatap paras itu, mata penuh dosa ini mengiyakan

hatipun menyatakan akan kekaguman.

Menagislah akan dosa-dosa, nestapalah wahai jiwa-jiwa hampa

Malulah pada sang pemilik Cinta.

Aku tak berdaya, jika terus mencinta seorang hamba Mu.

Cabut dengan perlahan rasa cinta ini, lalu hembuskan dengan seketika kecintaan hanya Kepada Mu Ya Rabbi

Aku seorang hamba Mu yang tertatih-tatih mempertahankan segengam Qalbu hanya untuk Kau jadikan Singgasana Iman pada Mu.

Duhai Rabb ku, jika aku harus menjerit, memecah keheningan di langit,aku ingin teriakan aku ini hamba Mu yang lemah tak berdaya.

Ya Rabb...ajarkan aku bagaimana cara mencinta hamba Mu, yang tak membuat Mu Murka pada ku...

Ya Rabb...bisikan pada ku akan hakikat mencintai hamba Mu, hanya sebatas yang Engkau Rindoi...

Ya Rabb aku mencintai hamba Mu...Jika Kau Tak Meridhoinya, cabutlah perlahan dan seketika hembuskan rasa cinta ini hanya kepada Mu...

Tahta Iman ku ada dalam Qalbu...

Genggamlah Qalbu ini, agar aku taat hanya pada Mu..

Aku

Mencintai

Mu

Di

Atas

Segala

Cinta

...


4 komentar:

heumm . .sudah mengikrarkan "mitsaqan ghaliza" nih sepertinya.
:)

seperti apa adanya, tulisan yang ada di atas, lebih kepada pembahasan poin 3..

Super sekali pembahasannya :)

Anonim mengatakan... 19 April 2013 13.29  

Subhanallah. Seperti apa yg sedang kurasa saat ini. Smg ini petunjukmu ya Rabb

"♥ Assalamu'alaikum...selamat datang di blog sederhana ini. semoga setiap rangkaian kata-kata bisa menginspirasi & memberi motivasi hingga menjadikan lentera penerang dalam hati...♥"

♥..Inilah Aku..♥

Foto Saya
Tuti R.Lestari
"Seorang hamba Allah yang senantiasa berusaha menjalankan titah-titah Rabbnya... Semoga setiap goresan pena dapat memberikan inspirasi dan Motivasi..."
Lihat profil lengkapku

Blog Archive

:::: Translet ::::

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Entri Populer

Follow

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...